Akhirnya Terpecahkan juga...................................
London, 2 Jan. 2006
Para ilmuwan di Univeritas Oxford baru-baru ini telah memecahkan misteri batu Malinkundang di tanah Minang. Sekian lama batu yang menyerupai sosok tokoh Malinkundang tersebut, dalam cerita rakyat Minang, diyakini hanya merupakan cerita legenda belaka.
Namun para ahli sekarang telah mengetahui bahwa batu tersebut diawetkan dengan formula canggih -khas resep Indonesia- yang kehebatannya melebihi ramuan para mummi dari Mesir.
Formula rahasia Malinkundang terkuak setelah ditemukan sisa-sisa cairan yang terdapat pada botol, terkubur secara aman, tak jauh dari batu Malinkundang. Pada label botol tersebut tertulis dengan jelas "FOR: Malin" yang artinya "Untuk Malin".
Penduduk sekitarnya -dan rakyat Indonesia pada umumnya- biasa menyebut "formalin" yaitu sebuah resep rahasia nenek moyang yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat, namun karena kenaikan harga BBM dan krisis yang berkepanjangan, formalin saat ini lazim dipakai untuk mengawetkan tahu, ikan asin, bakso, mie basah dan tentu saja... mayat, seperti dapat terlihat pada batu Malinkundang yang masih tetap awet sampai sekarang di tanah Minang.
Sunday, December 2, 2007
TUHAN itu Adil
secara garis besar dalam dunia pendidikan, orang dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian:
Dalam kehidupan nyata
menurut hasil penelitian kecil-kecilan, secara logika ternyata jawabannya begini:
- yang pintar..... dalam arti nilainya selalu diatas rata-rata..... dapat ranking di setiap catur wulan atau setiap semester....intinya adalah IQ-nya "jenius"
- yang biasa-biasa saja.... atau mungkin agak bodoh dikit.... tapi bukan yang idiot (kalo yang ini sudah nggak bisa dikategorikan lagi)...kelompok ini adalah mereka yang nilainya rata-rata saja... yah dapet 6 atau 7-lah.... rankingnya juga tengah-tengah atau malah mungkin agak kebawah dikit....
- yang kaya.... istilah kerennya financial freedom... atau financial independent....
- yang pas-pasan saja.... meskipun punya tabungan yah... mungkin hanya cukup untuk 1 atau 2 bulan kehidupan.... makan juga tidak bisa "seenaknya" memilih menu...
Dalam kehidupan nyata
- orang yang kaya raya itu (parameter 2).... kebanyakan berasal dari orang yang biasa-biasa saja dalam dunia pendidikan (parameter 1). contohnya sudah banyak... mungkin kita bisa mengira-ngira sendiri siapa-siapa saja orangnya....sebaliknya
- orang yang pas-pasan saja (parameter 2) ... kebanyakan berasal dari orang yang pinter-pinter (parameter 1).
menurut hasil penelitian kecil-kecilan, secara logika ternyata jawabannya begini:
- orang yang pinter-pinter.... selalu berfokus di masalah "WEAKNESS" yang ada di dalam pribadi orang tersebut.... sehingga ybs selalu berusaha untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan "WEAKNESS" itu dengan pengetahuan yang dia miliki... tanpa mereka sadari ada sisi lain yang bisa mereka kembangkan yaitu "STRENGTH". sebaliknya
- orang yang biasa-biasa saja.... mereka menyadari bahwa IQ-mereka juga segitu-gitu saja..... disuruh ngitung integral juga jadi gendeng.... dikasih soal percepatan juga nggak "donk"...ada rumus kimia juga nggak ngerti cara bacanya.... Mereka menerima itu sebagai kenyataan yang "sulit" untuk dirubah ... oleh karena itu mereka selalu berfokus pada masalah "STRENGTH" yang mereka miliki.... mereka selalu mencari apa yang menjadi kelebihannya dibanding dengan orang lain... dan mereka memupuk... menyirami.... mengembangkan talenta itu sehingga jadilah mereka orang yang SUKSES.
Subscribe to:
Comments (Atom)